Skip to main content

Posts

Alam Guru Sejati

 Melihat dari mulai kehidupan Bumi, sesungguhnya Manusia kalo di urut dari penciptaannya di Bumi Manusia adalah adik dari Tumbuhan dan Hewan.  Guru sejati!!! mengapa bisa begitu karena sejatinya alam yang kita butuhkan bukan alam butuh kita, Manusia gak bakal bisa hidup tanpa adanya Tumbuh-tumbuhan dan hewan, karena semua makanan manusia itu dari tumbuh-tumbuhan dan hewan.  Guru yang  tidak akan pernah menghianati!!!  Mari kita membenahi alam sekitar rumah kita, kalo alam di rumah kita subur siapa yang bahagia, ya Manusia itu sendiri, kalo alam di sekitar rumah kita kotor tak beratur kita sebagai manusia tidak akan nyaman berada di tempat itu. 
Recent posts

Ayo reboisasi

  Selamatkan pohon dan selamatkan yang lainya  Reboisasi membantu menghentikan erosi tanah. Di daerah yang sangat terdegradasi, reboisasi merupakan langkah penting untuk regenerasi tanah dan keseimbangan air. Pohon memenuhi banyak fungsi seperti perlindungan dari erosi atau menjaga kelembaban tanah. Reboisasi membantu mengendalikan daerah aliran sungai. Ini bisa mencegah banjir dan longsor.  Meningkatkan ketahanan hutan  Reboisasi meningkatkan kesehatan hutan. Dengan menanam spesies yang tepat, reboisasi membantu membuat hutan lebih tahan terhadap tantangan masa depan seperti perubahan iklim dan kebakaran hutan.  Menjaga natural surroundings  Hutan menyediakan living space bagi keanekaragaman satwa dan tumbuhan liar. Hutan Indonesia merupakan rumah bagi keanekaragaman hayati dan memainkan peran penting dalam mitigasi perubahan iklim dan ketahanan air. Hutan juga menjadi tempat tinggal bagi banyak kelompok masyarakat adat dan komunitas lokal.

Sudut Pandang Humaniora Dalam Menggali Pernikahan Sayyidah Aisyah

  Seolah lirik lagu yang viral seantero dunia maya, membukakan wawasan tergambarnya bak indahnya pernikahan Sayyidah Aisyah. Penggambaran Sayyidah Aisyah yang sering didengar dalam baitnya merupakan ilusi gambaran fisik saja. “ Yaa Khumairah ” (Wahai yang kemerah-merahan) pertanda Rasulullah memeberikan panggilan sayang untuk istrinya yang sangat terlihat putih dan tak hanya cantik saja. Tapi apakah benar hal ini yang harus dikenal bagi umat muslim terhadap Sayyidah Aisyah?     Sejarah mengatakan Rasulullah menikahi Sayyidah Aisyah pada umur 9 tahun yang dibiarkan 2 tahun. Bahwa sejarah memperlihatkan pernikahan mereka tidak diawali dengan rasa cinta dan hawa nafsu semata. Rasa cinta tumbuh dibangun setelah pernikahan ada dan tujuan pernikahan juga tidak sebagai bentuk pernikahan biasa melainkan mempererat hubungan Rasulullah dengan Abu Bakar yang merupakan pilihan sebagai pasangan hidupnya yang tidak hanya kebetulan, namun semua telah tertata dalam skenario Allah SW...

Siapakah Anda Wanita Karir Selanjutnya

Wanita (W-A-N-I-T-A), tidak ada habis-habisnya jika membicarakan dan mendiskripsikan tentang wanita. Sebagian orang memandang bahwa wanita adalah kaum lemah, penangis, cerewet, manja bahkan orang yang sok menggurui. Tapi keadaan itu tidak selalu benar. Keadaan nyatanya, wanita adalah makhluk tuhan yang penyayang, sabar bahkan wanita sekarang tidak kalah dengan seorang laki-laki. Seiring berjalannya waktu dengan pergantian zaman, wanita kini jauh lebih berkembang dari kaum adam. Kini sering menjumpai wanita yang memimpin jalannya politik, bahkan wanita juga mampu memimpin jalannya sebuah pemerintahan dalam Negara. Presiden kelima kita, Ibu Megawati Soekarno Putri misalnya. Yang telah ditetapkan sebagai presiden perempuan pertama di Indonesia. Hal tersebut membuktikan bahwa kaum hawa dapat menjadi spirit dalam menunjukkan jati dirinya. Kemampuan terseebut dapat menjadi indikator agar wanita lebih memotivasi dalam meningkatkan peran dan partisipasinya dalam berbagai aspek kehidupan...

Muhasabah

Kami, hati lembut teruntuk asmara yang bergelimang rasa dalam qalbu. Perempuan bukanlah makhluk lemah yang hanya bersipuh keindahan atas dekapan rasa rindu. Kami pejuang kasih, lantaran senyapan selalu kami sematkan untuk membuktikan jiwa perempuan. Kami, pemilik hati yang lembut sesuai dengan kodrat yang Kuasa ciptakan,  Tapi kami bukanlah pemilik hati yang rapuh atas hantaman badai menghalang. Ya Allah Karuniakan kepada kami hati bening tanpa goresan dengki, Hati yang tak pernah bisa lupa kepadaMU, Hati yang tak pernah kesepian karena teringat kepadaMU, Hati yang terpesona atas kekuasaanMU, Hati yang selalu tentram karena yakin akan jaminanMU, Hati yang selalu kaya yakin akan pemberianMU, Hati yang selalu merasa aman karena yakin perlindunganMU,  Hati yang selalu dalam dekapanMU, Dan karuniakanlah kepada kami hati yang merasakan indahnya cinta kasih kepadaMU. Ya Mujibadda’awaat… Golongkan hari-hari kami menjadi hari-hari yang penuh kerinduan....

Perjalanan Dinamika Kampus Saat Pandemi Datang

Kehadiran penemuan baru dari sebuah pandemi virus yang masih keluarga besar virus yang menyebabkan infeksi saluran pernapasan atas ringan hingga sedang ini yang beken dikenal dengan Covid 19. Penyakit yang disebabkan oleh infeksi virus SARS CoV.2, pertama kali diidentifikasi di kota Wuhan, Cina pada Desember 2019. Hal ini benar-benar mengguncangkan seluruh kehidupan manusia. Bahkan, gemerlap kehidupan dinamika bilik kampus tidak selamat dri efek pesebaran pandemi Covid 19. Realita kehidupan kampus merupakan gambaran virtual suatu masyarakat dengan porak porandahnya. Dengan riuk piuh kepongahan menjadikan potret dunia masa depan suatu masyarakat. Dengan mengusung kehidupan masyarakat yang berpijak pada tekhnologi 4.0 dan bahkan menuju 5.0. Semua itu ilusi semata, hanya gambar buku yang tak lagi menyejukkan mata.  Telah sekian bulan Pemerintah mencanangkan dalam dunia pendidikan yang khususnya dalam dinamika kampus dengan memberlakukan kuliah tanpa tatap muka atau yang biasa kit...

Aku Siapa dan Aku Bisa Apa

Senja di ufuk taruh, alunan melodi nan indah dengan gemercik hujan, seolah menjadi penawar bagi setiap insan merindu. Hanya menjadi sebuah ilusi dikala itu. Ku awali hari nan nampak jelas fajar yang telah menjemputku, aku yang harus bergegas sedia kala dalam menjalani keinginan merenggut cinta kasihmu. Ku tapakkan kaki menuju rumah-MU kala itu, melihat ribuan orang memadati di sekelilingku. Aku merasa kecil dihadapan-MU, entah ku tak tahu siapa aku. Masihkah raga menikmati alam semesta dengan menghirup udara setiap saat, jam, menit ataupun detik? Yang terselip dibenakku. Termenung di sudut pintu 22 dengan mengambil segelas air suci-MU dengan ditemani seorang Pakistan dalam dudukku. Kerutan diwajahnya yang nampak jelas, tubuh kekar dan kuat usia yang tak muda lagi, aku dapat menyapanya dengan sebutan nama Jamilah. Pembicaraan diawali dengan pertanyaan singkat.  “where’re you from?”,Tanya Jamilah kepadaku. Setelah melalui perbincangan yang sangat panjang, dan beliau pun mencerit...