Skip to main content

Posts

Showing posts from January, 2020

Benarkah Iqro' Ayat Pertama yang Diturunkan?

#Peran istri Rasulullah ketika Al-Qur’an Pertama kali turun Berbicara mengenai ayat yang pertama kali turun tidak bisa dilepaskan dari situasi dan kondisi pada masa tersebut. Ketika ayat pertama turun, kondisi mental Nabi Muhammad karena melihat Jibril. Dalam hal ini terdapat siapa yang berperan ketika peristiwa itu terjadi. ketika Rasulullah mengalami kasus mental, ketika Nabi agak ketakutan, bagaimana sikap ibunda khadijah? Tersirat kecerdasan Ibunda Khadijah Sebagai wanita, dilihat dari bagaimana beliau menenangkan Rasulullah. Tapi waktu itu belum ada perawi hadits sehingga tidak begitu terekspos kecerdasannya. Perawi hadits muncul setelah Ibunda Khadijah wafat. Justru beliau  menjadi tema dalam hadits. Tidak seperti ibunda Aisyah, gurunya para sahabat. Tidak ada rawi-rawi hadits yang tidak melalui ibunda Aisyah. Abu Hurairah misalnya, tidak meriwayatkan hadits selain dari ibunda Aisyah dan Rasulullah atau istilah dikalangan para santri "ngaji langsung" kepada Rasululla...

Tokoh-tokoh Disiplin Ilmu Al-Qur’an

Siapakah yang berperan dalam dunia ulumul Qur'an? Para mufassir yang cukup terkenal dikalangan sahabat, yang pertama ada khulafaul arba'ah, atau empat khulafaur Rasyidun. Mereka adalah orang yang paling berperan dalam penafsiran, hanya saja tidak mentadwinkan, mereka adalah para sahabat yang langsung menemui Rasulullah. Selanjutnya ada Ibnu mas'ud, Ibnu abbas, Ubay bin Ka'ab, Zaid bis tsabit, Abu Musa al asy'ari dan Abdullah bin zubair.  Mereka adalah tokoh-tokoh sahabat yang paling terkenal dalam dunia penafsiran al-Qur‘an yang merupakan bagian dari ulumul Qur'an.  Tafsir paling banyak diriwayatkan oleh Abdullah bin abbas, ibnu mas'ud, dan ubay bin Ka'ab. Tiga tokoh tersebut adalah sahabat yang datanya paling banyak digunakan oleh para mufassirin, misalnya dalam tafsir jalalain. Kurun kedua, pada masa tabi'in. Dari kalangan Tabiin Paling dikenal adalah murid-murid Ibnu Abbas yang konsen dakwahnya di Makkah diantaranya ada Said bin Zubair, M...

Sejarah Awal Pentadwinan Al-Qur’an

Pertama kali, munculnya penulisan Al-Qur’an adalah pada masa Rasulullah atas petunjuk  dan perintah Rasulullah sendiri. Beliau juga membimbing tartib atau urutan penulisan ayat. Rasulullah menekankan larangan dalam penulisan hadits. kalau ada yang menulis selain al-Qur’an. Beliau memerintahkan untuk menghapusnya, adapun untuk menyampaikan profil/sabda beliau itu diperbolehkan. Terlebih karena masa itu, media tulis terbatas, dikhawatirkan nanti hadits nabi bercampur dengan al-Qur’an. Baru kemudian saat islam makin kuat, dan para hafiz sudah banyak baru diperbolehkan mencatat hadits. Pada era kepemimpinan Abu Bakar, era pertama kali al-Qur’an dikumpulkan, atas ide dari sayyidina Umar bin Khatthab. Melihat fenomena pada masa itu, banyak kaum murtadin sehingga program Abû Bakar waktu itu adalah memerangi orang-orang murtad. Karena dikhawatirkan para sahabat yang hafiz semakin banyak  yang gugur, sehingga Al-Qur’an tidak bisa didokumentasikan.  Utsman memperbanyak, meng...

Belajar Ulumul Qur'an? Pelajari Dulu Profilnya

Apapun disiplin ilmu yang kita pelajari, satu hal  yang paling penting yaitu mengenal Profil pribadinya. Karena kita perlu tau, mau dibawa kemana dalam mempelajari disiplin ilmu. Kalau kita tidak tau ya nggak jelas mau di apakan nanti. Semua bidang ilmu termasuk Ulumul Qur'an, kita harus tau bagaimana nasy'atuh nya, bagaimana tathawwurnya, hadirnya kapan, arahnya kemana. Tapi Ulumul Qur'an secara definitif adalah tentang semua kajian ilmu Al-Qur’an, baik itu dari segi kalimat per kalimat atau segi Pure/murni makna, baik itu dilihat dari segi bahasa/sejarahnya. Segi kebahasaan berkaitan dengan Nahwu Shorof, balaghah, sejarah (asbab nuzul) dan sebagainya. Ada lughah (bahasa) Al-Qur’an,  ajāib al-Qur’an. Yang kesemuanya dibawah kajian Ulumul Qur'an. Ada aspek-aspek serta bagian-bagian nya. Pertama, lahirnya Ulumul Qur'an, Ulumul Qur'an lahir sudah cukup lama. Al-Qur’an secara istilah, mukjizat Al-Qur’an yang akan langgeng selamanya. Jadi mukjizat Al-Qur’an itu a...

Kajian Ulumul Qur'an Mingguan: How it Born

Muhammad Ulul Albab (Gus Ulul), Mahasiswa Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir (IQT) 2019 mengulas cerita singkat pelaksanaan kajian Ulumul Qur'an Mingguan ketika mengisi kajian tersebut pada pertemuan pertama di Gedung Fakultas Ushuluddin lantai tiga, IAIN Kudus. Kegiatan ini awalnya hendak diadakan face to face/privat. Namun setelah dipertimbangkan, terlalu sayang kalau partisipannya hanya satu orang/berdua saja. yang lain pasti membutuhkan pengalaman dari mahasiswa IQT yang lain. Setelah konfirmasi ke teman-teman yang lain dijelaskan dan alhamdulillah disetujui, dari situ kemudian muncul inisiatif untuk kolaborasi dengan Himpunan Mahasiswa Prodi (HMP) IQT. setelah menghubungi ketua HMP IQT 2019, Lutfiya Nur Fadlilah akhirnya disetujui. Perencanaan  awal, kajian ini diadakan diluar lingkungan kampusi, karena kecil kemungkinan teman-teman mahasiswi bisa mengikuti, akhirnya diputuskan lingkungan kampus sebagai tempat untuk kajian ini. Sistem yang digunakan sharing atau saling berbagi pen...