Muhammad Ulul Albab (Gus Ulul), Mahasiswa Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir (IQT) 2019 mengulas cerita singkat pelaksanaan kajian Ulumul Qur'an Mingguan ketika mengisi kajian tersebut pada pertemuan pertama di Gedung Fakultas Ushuluddin lantai tiga, IAIN Kudus. Kegiatan ini awalnya hendak diadakan face to face/privat. Namun setelah dipertimbangkan, terlalu sayang kalau partisipannya hanya satu orang/berdua saja. yang lain pasti membutuhkan pengalaman dari mahasiswa IQT yang lain. Setelah konfirmasi ke teman-teman yang lain dijelaskan dan alhamdulillah disetujui, dari situ kemudian muncul inisiatif untuk kolaborasi dengan Himpunan Mahasiswa Prodi (HMP) IQT. setelah menghubungi ketua HMP IQT 2019, Lutfiya Nur Fadlilah akhirnya disetujui. Perencanaan awal, kajian ini diadakan diluar lingkungan kampusi, karena kecil kemungkinan teman-teman mahasiswi bisa mengikuti, akhirnya diputuskan lingkungan kampus sebagai tempat untuk kajian ini. Sistem yang digunakan sharing atau saling berbagi pengalaman atau pengetahuan mengenai Ulumul Qur'an.
"Saya tekankan sekali lagi tidak ada istilah mengajar dan diajar. Pure sharing antara kita semua. Nanti yang saya tau insyaallah akan saya bagi, begitu juga teman-teman juga membagi apa yang diketahui mengenai Ulumul Qur'an". Tegas Ulul Albab (gus Ulul) sebagai organisator kegiatan.
Adapun materi yang dibahas adalah Kitab Mabahits fi Ulum Al-Qur’an karya Manna Khalil al-Qaththan
"Saya tekankan sekali lagi tidak ada istilah mengajar dan diajar. Pure sharing antara kita semua. Nanti yang saya tau insyaallah akan saya bagi, begitu juga teman-teman juga membagi apa yang diketahui mengenai Ulumul Qur'an". Tegas Ulul Albab (gus Ulul) sebagai organisator kegiatan.
Adapun materi yang dibahas adalah Kitab Mabahits fi Ulum Al-Qur’an karya Manna Khalil al-Qaththan
Comments
Post a Comment